Tugas 2



Aulia Alfi Kusuma 14150047
Nevan Afrilis W. 14150021
Riska Desiadiorna 14150004
Michele Meliandra T. 14150020

Online as a Publishing Medium
Proses publikasi oleh media lama sedikit kompleks karena publikasi koran dengan volume yang tinggi
sangat merumitkan bisnis.

Opini saya :
memang proses publikasi dari media lama sangat terbatas dan tidak sepenuhnya menjangkau
pangsa pasar masyarakat karena daerah distribusinya juga tidak merata, lain dengan media baru
seperti internet yang memiliki platform yang sangat luas sehingga mampu menjangkau segala
kalangan dan di segala tempat.
 
What is Online Journalism?
Membutuhkan sinkronisasi dari berbagai macam aktifitas dari berbagai macam masyarakat. Koran
harian membutuhkan headline yang cukup menarik untuk mendapatkan perhatian pembaca
sebanyak mungkin. Jika cukup menarik, maka pembaca akan tertarik dan membelinya , itulah arti
dari semuanya. Dan publikasi online dapat membuat hubungan/koneksi dengan pembaca.

Opini saya :
Dari media lama sangat sedikit kebebasan yang dapat diungkapkan oleh penulis yang dapat
dipublikasikan kepada masyarakat/pembaca, namun karena adanya media baru ; memungkinkan
penulis dengan bebas mengekspresikan apa yang ia rasakan ke dalam tulisannya dan dapat dinikmati
oleh banyak pembaca secara online dan cepat.

Information Dissemination
Immediacy
Radio dikatakan sebagai media tercepat dan segera dalam penyampaian berita, kebanyakan radio
menawarkan berita sekitar 1 sampai 1 stengah jam. Dan sekali berita terlewat tidak dapat kita
dengar lagi. Namun di halaman web kita bisa mendapatkan berita sangat terupdate dan aktual
secara cepat serta berkesinambungan. Satu portal berita dapat memposting lusinan pembaharuan
berita tiap menit.

Opini saya :
Media lama banyak memiliki kelemahan seperti radio, sekali berita terlewat tidak dapat kita
dengarkan lagi, namun di media baru seperti portal berita kita mampu melihat lusinan berita yang
terupdate tiap menit dan berita aktual secara cepat dimanapun kita berada hanya menggunakan
gadget dan internet (paperless).
 Mutiple pagination
Keunggulan jurnalistik online memuat ratusan halaman yang berkaitan dan bisa dibuka tersendiri.
 Multimedia
Menyajikan gabungan dari grafis, teks, video, gambar, suara/audio sekaligus.
 Flexibility delivery platform
Jurnalis dapat menulis berita dan kapan saja tanpa terpaku pada peralatan, ruang dan waktu yang
memudahkan kerja jurnalis. Jurnalis dapat membuat berita lewat smartphone ataupun laptopnya
tidak harus melalui komputer dan jurnalis dapat mengerjakannya dimana saja bisa di tempat kerja,
saat dilapangan bahkan ketika di rumah.

Opini: Jika new media dapat membaca berita di halaman tersendiri (new tab/new
windows)sedangkan old media tidak. Seperti kompas.com dan portal berita lainnya memiliki fasilitas
multimedia yang memiliki gambar, video streaming, radio streaming dalam satu berita dan new
media tidak terbatas atas ruang, peralatan dan waktu sedangkan pada old media seperti televisi,
radio dsb tidak dapat menggabungkan semua elemen pemberitaan hanya audio atau audio visual
saja, dan pada televisi khususnya berita yang sudah ditayangkan tidak dapat disimpan dan audiens
tidak bebas / tidak bisa mengakses berita yang telah diberitakan di televisi.


Archieving
Berita yang telah dimuat ke internet dapat terasipkan atau dapat dikelompokan berdasarkan
kategori/rubrik atau kita hanya perlu mengetikan kata kuncinya pada pencarian di search engine
saja maka berita yang kita inginkan akan muncul/ada. Hal ini menunjukkan bahwa berita disimpan
dalam jangka waktu yang lama dan kita dapat mengaksesnya kembali jika terhubung dengan
internet.

The Relationship with the reader
Interaksi dapat berlangsung pada saat itu juga melalui kolom komentar yang telah disediakan dalam
halaman website atau situs tersebut
Opini: Pada new media, berita dapat disimpan dalam media virtual internet yang memuat ratusan
berita dan dapat diakses kembali sedangkan old media tidak bisa tersimpan dalam jangka panjang
serta tidak memungkinkan untuk diakses kembali dan pada new media memungkinkan adanya
interaksi antara penulis atau jurnalis dengan pembaca melalui saling comment dsb agar pembaca
merasa dihargai dan senang membaca berita yang ada sehingga menimbulkan loyal pembaca bagi
pemberitaan tersebut namun pada old media hal tersebut tidak memungkinkan.
Interaktivitas
Jadi dalam point ini ini menjelaskan bagaimana sebuah berita ini dapat sebuah interaksi timbal balik.
Seperti contonhya pembaca yang mengemail ke karywan lalu ditanggapi, satu konsumen ke
konsumen yang lain juga saling menanggapi, dan lain sebagainya. Sehingga dalam hal tersebut
mereka jadi lebih merasa asik dan dihargai dalam membaca suatu berita yang mereka butuhkan.
Dalam point ini juga di jelaskan bagaimana perjuangan seorang wartawan yang benar – benar
mencari berita dengan adanya sebuah perjuangan yang besar dan harus bersikap jujur juga . Jadi
dengan demikian apabila berita mereka yang menjadi pilihan mereka akan senang, makanya mereka
juga akan dengan senang hati untuk menanggapi segala feedback yang ada. Karna mereka merasa
perlu memberikan segala informasi dan pengetahuan yang mereka punya kepada orang lain.

Opini saya tentang media lama dan media baru berdasarkan point diatas adalah jadi memang
penting sebuah peran dari wartawan yang sudah bekerja semaksimal mungkin dengan segala
perjuangan. Karna bagi saya pekerjaan sebuah wartawan tidaklah mudah. Mereka bekerja terlalu
banyak tantangan dan resiko yang dimana juga padahal gaji yang didapat tidak seberapa. Tetapi
mengapa masih banyak yang menginginkan karir seperti ini? Karna mereka merasa ini lah jiwa nya,
inilah passionnya. Jadi saya juga mau memberi sebuah contoh misalnya ada sebuah kebanjiran, dan
seorang wartawan juga harus turun kelapangan untuk merasakan itu semua agar informasi yang
mereka buat nantinya benar – benar dapat memuaskan. Jadi apabila kita bandingkan juga,
sebenarnya kasus diatas lebih ke old media yang merupakan sebuah media televisi yang sangat
terkait karna klo new media yang hanya internet masih terdapat wartawan yang belum totalitas.
Tapi, pada dasarnya semua tugas wartwan sama saja tinggal balik lagi ke pribadi orangnya dalam
menjalankan. So, bersikap baiklah kepada semua orang ya guys.

Linkage (hubungan)
Dalam hal ini bahwa wartawan di tantang untuk untuk menghubungkan pembaca terhadap situs lainnya yang berhubungan. Media konvensional tidak seperti itu karena ditulis di kertas maka hanya bisa diselesaiklan disitu saja. Pada media online apabila kita membuka suatu berita maka bisa di hubungkan berita lain, contohnya seperti link yang ada di website portal beita tersebut.
Dalam hal ini wartawan harus membuat pembaca dapat merasakan berita itu sendiri. Wartwan masih membutuhkan model lama, dimana editor dan wartawan masih memikirkan bagaimana cara penyampaian berita buruk,. Namaun berbeda dengan jurnalistik online dimana apapun yang ada langsung diberitakan. 

Apa efek dari jurnalistik sejauh ini ?
Seiring dengan internet berkembang, maka muncul jurnalistik online.  Dalam hal ini internet merubah jurnalistik itu sendiri.  Banyak wartawan yang berjuang untuk berdamai dengan penelitian online.  Di UK,  fasilitas yang diperlukan termasuk terlambat seperi ti koneksi internet.  Walaupun memang ada beberapa masalah yang masih bisa ditangani.
Halaman web yang bisa membuat teks, gambar dan sebagainya dianggap pembaca sebagai sesuatu yang menarik, namun masalah bagi wartawan. Wartawan menemukan hal ini sebagai hal yang sulit karena biasanaya, dia menulis berita lalu di cetak dan disebarkan dan masih ada waktu deadline. Sedangkan untuk online maka akan menaikan deadline waktu dimana apabila ada kejadian langsung memberitakan hal tersebut. Jurnalistik online menantang hubungan pembaca dan wartawan .
Apabila di media konvensional tidak ada tampilan multemedia, maka berbeda dengan media online yang memiliki tampilan multimedia. Dalam jurnalitik online bukan hanya berbicara mengenai berita namun ingormasi, dan juga adanya tujuan dari konten tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wahana Primadona Jadi Incaran

2021, Can I Have A New Life?

Blog Competition 2017