Tugas 10


Aulia Alfi Kusuma
14150047

Bicara Film di Penutupan COMMIT 2018 



Pelaksaan Communication Summit berakhir pada tanggal 26 April 2018. Dan pada berakhirnya acara Communication Summit Universitas Bunda Mulia dilaksakanlah penutupan dengan konsep seminar. Seminar ini berskala nasional.

Seminar ini bertema “The Greatest Indonesian Showmovie”. Dilaksanakan di The Ubm Grand Auditorium, seminar ini dihadiri oleh para petinggi dan mahasiwa/i Universitas Bunda Mulia serta masyarakat umum yang memang diperbolehkan untuk hadir. 

Bintang tamu yang mengisi seminar ini adalah Brandon Salim dan Ginanti Rona. Dua pelaku orang ini merupakan seorang aktor dan sutradara yang memang sangat berpengalaman di dunia perfilman Indonesia.

Pembuka acara dimulai oleh hiburan dance modern dan stand up comedy yang dilakukan oleh mahasiswa/i Universitas Bunda Mulia. Lalu dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Bapak Sugeng selaku Dekan FISH dan Kaprodi Ilmu Komunikasi dan Bapak Yuri selaku Ketua Panitia Commit 2018. Seminar ini  dipandu oleh dua moderator yaitu Fanty Pratiwi Meita dan Nico Setiawan Susilo selaku dosen dari ilmu komunikasi.

Seminar ini berjalan dengan sangat khidmat. Banyak pesan yang disampaikan oleh Brandon dan Ginanti berkaitan dengan perfilman yang ada di Indonesia. Dan bukan hanya itu saja mereka juga bebricara mengenai bagaimana bisa mereka menjadi orang yang seperti sekarang ini. Brandon salim sebagai aktor muda banyak menarik perhatian kalangan mahasiswa/i. Begitu juga dengan Ginanti Rona.
 
Kedua orang ini memberikan jawaban yang sangat luar biasa yang berkaitan dengan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh moderator maupun audiens. Mereka bebicara mengenai bagaimana sulitnya pembuatan film di Indonesia yang memang terkendala oleh berbagai macam hal salah satunya seperti anggaran untuk pembuatan film yang seadanya.

Namun hal itu tidak menutup kemungkinan bagi Brandon maupun Ginanti untuk selalu berkarya bagi dunia perfilman di Indonesia.  Hal ini dibuktikan dengan bagaimana mereka bekerja pada saat membuat film.

Brandon salim pada saat pengambilan film terbarunya yaitu Dilan dimana ia berperan sebagai Beni membuat ia tidak menggunakan handphonenya selama satu sampai dua minggu saat syuting hanya untuk mendalami cerita yang memang berlatar di tahun 90-an. Menurutnya saat berakting harus ada upaya yang dilakukan agar aktor/aktris terlihat jujur dan natural dalam menjalankan perannya.  

Begitu juga dengan Ginanti Rona, sebagai sutradara menurutnya membuat film itu harus memiliki tujuan yang jelas sehingga dalam pembuatan filmnya pun akan ada hasil film yang baik sehingga dapat disukai banyak orang maka dari itu menurut Ginanti perlu adanya riset yang dilakukan sebelum membuat film. Dan bukan hanya itu saja menurutnya harus ada ide-ide kreatif dalam pembuatan film seperti dalam penulisan skenario, pemilihan artis dan hal teknis lainnya.

 Namun sebagai pelaku perfilman Indonesia menurut mereka dukungan terhadap film-film Indonesia masih minim. Hal ini dapat dilihat dari jumlah bioskop yang sangat sedikit yang ada di negeri ini, menurut mereka kurangnya bioskop membuat film Indonesia mendapatkan jadwal tayang yang cukup sulit bahkan harus ada yang menunggu sampai bertahun-tahun. Tetapi mereka mengakui bahwa saat ini dunia perfilman sangat berkembang di Indonesia, maka dari itu mereka meminta agar kita selalu mencintai film-film produk negeri sendiri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wahana Primadona Jadi Incaran

2021, Can I Have A New Life?

Blog Competition 2017